Kebaya modern berbagai style

kebaya modern

Sebagai orang indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan kebaya, satu jenis pakaian ini adalah pakaian adat yang paling sering di jumpai. Terutama pada acara-acara formal. seperti pada pesta pernikahan, pada acara wisuda, pertemuan formal dan lain sebagainya. Setidaknya di lemari anda masing-masing ada paling tidak satu kebaya, baik yang klasik atau kebaya modern. Sama halnya seperti orang korea dengan hanbook dan juga orang jepang dengan kimono. Memiliki kebaya seakan menjadi identitas sebagai orang indonesia khususnya orang jawa.

Kebaya memang sudah digunakan dari jaman nenek moyang kita di indonesia bentuknya yang sederhana menjadi simbol dari kesederhanaan rakyat ndonesia, tidak hanya bangsawan namun rakyat biasa juga menggunakan pakaian ini, perbedaannya terdapat pada model dan juga bahan yang di gunakan. Untuk kebaya yang di padukan dengan batik itu sendiri Pada jaman dahulu  di kenal sebagai pakaian bangsawan , atau elit kerajaan sebagai simbol dan juga identitas sebagai kalangan darah biru, namun seiring dengan perkembangan jaman, penggunaan kebaya mulai bergeser menjadi pakaian nasional, dimana semua orang bisa memilikinya. Pada awal kemunculannya jenis kebaya yang beredar adalah jenis kebaya kartini. Sebutan kartini karena memang kebaya ini dipopulerkan oleh raden ajeng kartini. Banyak kebaya modern yang mengadopsi Ciri dari  kebaya ini yaitu bentuk leher yang berbentuk v dengan panjang kebaya yang menjulur panjang. Biasanya warna dari kebaya kartini ini cenderung gelap dengan aksen yang tidak terlalu ramai.

Ada pula jenis kebaya kutu baru yaitu jenis kebaya yang memiliki penghubung kain berbentuk persegi yang di letakkan di depan , sebagai penghubung antara sisi kanan dan kiri dari kebaya. Biasanya jenis kebaya ini di pakai oleh orang yang bertubuh besar. Namun saat ini perempuan bertubuh kecil juga bisa menggunakan kebaya model ini, karena telah di sesuaikan dengan berbagai cara sehingga cocok di gunakan untuk kalangan modern. Ada pula kebaya encim. Kebaya ini di populerkan oleh kalangan etnis tionghoa. Secara model hampir mirip dengan kebaya kartini dengan model kebaya berbentuk v pada bagian leher dan meruncing di bagian depan, perbedaan yang paling mencolok yang membedakan kebaya ini dengan kebaya lainnya adalah adanya hiasan bordir pada bagian tepi baju yang melingkar dari depan hingga belakanag. Warna-warna yang di gunakan juga menggunakan warna yang dominan terang, berbeda dengan kebaya kartini yang cenderung berwarna gelap. Seanjutnya adalah kebaya bali. Kebaya ini memiliki ciri khas adanya tambahan obi, yaitu ikat pinggang yang menjadi pelengkap dari kebaya.

Baca Juga :  Tips Agar Parfum yang Kamu Pakai Bisa Tahan Lama

Saat ini terdapat perkembangan dari kebaya yang di kenakan masayrakat modern. Dari model kebaya asli telah di modifikasi sedemikian rupa agar tetap terihat cocok di gunakan untuk masyarakat modern. Kebaya semacam ini disebut dengan kebaya modern. Kebaya modern sering kali kita temuai pada acara-acara formal seperti acara wisuda. Seperti model kebaya perpisahan berhijab  yang terkadang menggunakan kebaya kutu baru yang telah di modif sehingga tidak terkesan jadul bahkan memberikan kesan modern namun tetap tidak meninggalkan kesan budaya. Pada acara pesta pernikahan juga kerap kali di jumpai para undangan yang memakai kebaya sebagai outfit mereka. Baik yang di padukan dengan hijab atau yang di gabungkan dengan model hairstyle yang di sanggul rapi. Saat ini model kebaya telah di sesuaikan dengan berbagai acara, kegunaan dan juga gaya dari pemakai kebaya itu sendiri. Jenis kain dan bahan yang di gunakan juga bervariasi, ada yang menggnakan kain brokat katun, satin dan lain sebagainya.

Author: Elizabeth West